head2

Pengunjung
Contractor Safety Management System (CSMS) dibeberapa perusahaan disebut CHESMS dll,  atau juga biasa kita sebut Sistem Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan Kontraktor (PK3LL Kontraktor) merupakan sebuah sistem kontrol terhadap aspek pengelolaan K3LL bagi kontraktor yang bekerja di seluruh daerah operasi perusahaan  Main Contractor.
CSMS dilaksanakan untuk memberikan jaminan operasional yang unggul melalui 6 (enam) tahapan:
1. Penilaian Resiko (Risk Assessment)
2. Pra-Kualifikasi (Pre Qualifcation)
3. Seleksi (Selection) 
4. Kegiatan Pra-Pekerjaan (Pre-job Activity)
5. Pekerjaan Sedang Berjalan (Interim Evaluation)
6. Evaluasi Akhir (Final evaluation)
Siklus CSMS
Gambar 1. Siklus CSMS
 
Tahapan CSMS adalah sebagai berikut:
1) Penilaian Risiko
Tahapan Penilaian Risiko adalah tahap awal untuk mengkaji sejauh mana risiko pekerjaan yang akan
dikontrakkan.Pada tahapan ini, main kontraktor  (user) akan melakukan risk assessment untuk menentukan apakah pekerjaan yang akan dikontrakkan merupakan pekerjaan beresiko tinggi, sedang atau rendah. Dari assessment tersebut pula akan ditetapkan kriteria kontraktor untuk sebuah pekerjaan atau perlu atau tidaknya tahapan Pra Kualifikasi K3LL dilakukan untuk pengadaan kontrak tersebut.
2) Pra-Kualifikasi
Tahapan Pra-Kualifikasi adalah tahap penyaringan kontraktor yang potensial. Pada tahapan ini, penyaringan kontraktor dilakukan sesuai dengan hasil penilaian resiko pekerjaan yang dikontrakkan. Untuk pekerjaan yang beresiko tinggi, tentunya ditetapkan standar penilaian kontraktor yang tinggi pula. Seperti pada beberapa perusahaan menetapkan nilai skor tertentu yang harus dicapai saat pra kualifikasi oleh kontraktor yang ingin mengikuti tender.
3) Seleksi
Tahapan Seleksi adalah tahap proses pemilihan kontraktor pelaksana, melalui proses tender dengan
mempertimbangkan semua aspek, termasuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan. Namun biasanya pada tahapan ini yang terbesar perhatiannya adalah aspek teknis dan komersial. Karena aspek K3LL telah lebih teliti di nilai pada Pra Kualifikasi.
4) Kegiatan Pra-Pekerjaan
Tahapan Kegiatan Pra-Pekerjaan adalah tahap untuk memastikan bahwa aspek-aspek yang relevan dengan perencanaan pekerjaan, termasuk kajian risiko telah dikomunikasikan dan dipahami oleh semua pihak terkait, sebelum pelaksanaan kontrak setelah ditentukannya kontraktor pemenang tender.
5) Pekerjaan Sedang Berjalan
Tahap Pekerjaan Sedang Berjalan adalah tahap untuk menjamin agar pekerjaan dilakukan sesuai dengan rencana. Pada tahapan ini dilakukan inspeksi K3LL oleh perusahaan kepada kontraktor dilapangan/

6) Evaluasi Akhir
Tahap Evaluasi akhir, adalah tahap untuk mengevaluasi kinerja kontraktor dan sebagai umpan balik kepada Tim Management terkait. Bagi kontraktor penilaian ini dapat menjadi bahan untuk improvement penerapan sistem K3LL nya, dan bagi perusahaan pemberi kerja penilaian ini akan masuk data bank. Jika kontraktor memiliki evaluasi akhir yang baik, maka perusahaan akan segera mengundangnya untuk tender pekerjaan sejenis selanjutnya.

Prosedur CSMS
 
Sumber: PTK BPMIGAS 
Pengunjung
Kontak Kami
phone

081261892989 (marketing)

whatsApps

081261892989 (marketing)

whatsApps   085265336667 (adviser)
email marketing@
katigautama.com
email katigautama@gmail.com 
email pelatihan@
katigautama.com
email dir@
katigautama.com

FORMULIR PENDAFTARAN TOMBOL

Gallery