head2

Pengunjung

Provinsi Riau merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam berupa bahan tambang yang sangat kaya. Diantaranya sumber daya alam Minyak dan Gas Bumi (MIGAS). Banyaknya sumber daya alam MIGAS itu mendorong sejumlah perusahaan produksi dan eksplorasi MIGAS beroperasi di daerah Riau diantaranya Chevron (dahulu Caltex Pacific Indonesia), Pertamina, Kondur Petroleum, Medco, BOB Pertamina – Bumi Siak Pusako, Petro Selat, dan lainnya.

Perusahaan produksi dan eksplorasi MIGAS tersebut tentunya membutuhkan dukungan penyediaan barang dan jasa dari kontraktor. Kebutuhan tersebut seharusnya menjadi kesempatan yang luar biasa besar kepada masyarakat dan pengusaha lokal di Provinsi Riau untuk  menjadi kontraktor penyedia barang dan jasa untuk operasi MIGAS. Dengan adanya pekerjaan yang ditenderkan (dilelang) secara terbuka dan transparan sesuai pedoman tata kelola migas, seharusnya banyak pengusaha lokal mampu bersaing mendapatkan proyek pengadaan barang dan jasa di perusahaan MIGAS. Namun nyatanya, banyak pengusaha / perusahaan lokal tidak mampu bersaing bahkan tidak bisa mengikuti proses tender diperusahaan migas.

Mengapa banyak kontraktor lokal tidak dapat ikut tender (lelang) di Perusahaan MIGAS…? 

Karena masih banyak Kontraktor yang belum menerapkan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)…! Atau penerapan K3 yang belum konsisten dan memenuhi persyaratan K3 dalam industri MIGAS.

Industri Minyak dan Gas Bumi merupakan industry yang berisiko tinggi. Untuk itu perusahaan produksi dan eksplorasi MIGAS sangat memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar tidak terjadi kecelakaan kerja yang dapat menimbulkan kerugian, cidera terhadap pekerja, kerusakan material, peralatan atau pencemaran lingkungan. Seluruh risiko terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dikelola dengan menerapkan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan seluruh kontraktornya diwajibkan memiliki standar sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang sesuai dengan yang dipersyaratkan di lingkungan industry MIGAS.

Untuk memastikan pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kontraktornya, perusahaan MIGAS menerapkan Contractor Safety Management System (CSMS). Pada beberapa perusahaan, CSMS disebut dengan berbagai istilah: Contractor Health Environment and Safety Management System (CHESMS), Contractor Safety Health and Environment Management System (CSHEMS), Contractor Health, Safety and Environment Management System (CHSEMS). CSMS diperusahaan Migas dikelola sesuai Pedoman Tata Kelola (PTK) dari SKK MIGAS (dahulu BP Migas).

Dalam Siklus CSMS, terdapat tahapan PRA-KUALIFIKASI K3 (Pre-Qualification HSE) dimana hanya kontraktor yang lulus persyaratan K3 dalam CSMS yang dapat mengikuti proses tender selanjutnya! Jadi, sebagus apapun aspek teknis yang ditawarkan calon kontraktor dan sebagus apapun harga yang akan ditawarkan untuk bersaing dalam proses tender, jika tidak memenuhi persyaratan K3 maka kontraktor tidak dapat mengikuti proses tender di industry MIGAS. Pada tahap PRA-KUALIFIKASI HSE ini dilakukan audit dokumen K3 milik Kontraktor dan dapat juga dilakukan inspeksi lapangan pada fasilitas milik Kontraktor.

Penerapan K3 merupakan pemenuhan persyaratan dalam peraturan perundang-undangan: UU No. 01 Tahun 1970, UU No. 13 Tahun 2003, PP No. 50 Tahun 2012 dan peraturan menteri tenaga kerja. 

Selain itu penerapan K3 juga merupakan persyaratan untuk mengikuti tender di industri MIGAS. Oleh karena itu, maka Kontraktor yang ingin mengikuti tender dan mendapatkan pekerjaan di lingkungan industry MIGAS harus menerapkan Sistem Manajemen K3 agar dapat memenuhi persyaratan CSMS (lihat tentang CSMS disini). Kontraktor dapat melatih personilnya untuk mengikuti PELATIHAN CSMS dan/atau bekerja sama dengan KONSULTAN K3 untuk menerapkan Sistem Manajemen K3 di Perusahaannya.

Kontraktor akan dapat berkembang bisnisnya jika mampu mendapatkan keuntungan dari proyek yang dikerjakan, namun bagaimana bisa mendapatkan proyek jika mengikuti proses tender (lelang) saja tidak bisa karena tidak lolos Prakualifikasi CSMS…? Maka, terapkanlah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)…!

Unsafe Contractors, NO

Pengunjung
Kontak Kami
phone

081261892989 (marketing)

whatsApps

081261892989 (marketing)

whatsApps   085265336667 (adviser)
email marketing@
katigautama.com
email katigautama@gmail.com 
email pelatihan@
katigautama.com
email dir@
katigautama.com

FORMULIR PENDAFTARAN TOMBOL

Gallery